Basahi rambutmu hingga merata dengan air bersih bersuhu dingin. Ini penting untuk membersihkan kotoran awal dan memaksimalkan kinerja formula shampo. Pastikan seluruh bagian rambut basah sempurna, ya.
Seringkali kita mengira ketombe hanya serpihan putih di bahu, tapi ternyata ada juga lho, Sis, jenis ketombe bau yang bisa bikin kulit kepala dan rambut berminyak jadi tidak nyaman! Ketombe bau ini teksturnya lengket, basah, kekuningan, dan menimbulkan aroma tidak sedap.
Sensasi gatal di kulit kepala yang mengganggu juga sering menyertai, membuat kita ingin segera mengatasinya.
Hal-hal Penting
- Pahami Ketombe Bau: Ini bukan sekadar serpihan putih, tapi ketombe lengket, basah, kekuningan yang menyebabkan bau tak sedap dan gatal di kulit kepala, sering dialami pemilik rambut berminyak.
- Penyebab Utama: Ketombe bau muncul karena penundaan membersihkan rambut, infeksi jamur Malassezia Globosa, tidur dengan rambut basah, cara berhijab yang tidak tepat, dan metode keramas yang keliru.
- Langkah Atasi Ketombe Bau: Hindari aksesoris kepala kotor, jangan tidur rambut basah, pilih hijab yang menyerap keringat, hindari menguncir rambut terlalu kencang, dan terapkan cara keramas yang benar.
- Pilihan Shampo Tepat: Gunakan shampo yang sesuai kebutuhan rambut, seperti Sunsilk Hijab Anti Ketombe & Tidak Lepek Shampo, yang diformulasikan untuk membersihkan ketombe dan memberikan kesegaran.
Apa Itu Ketombe Bau?
Menurut Verywellhealth.com, ketombe bau terjadi saat ketombe menjadi basah atau berminyak akibat produksi sebum berlebih di kulit kepala. Bau ini muncul karena kulit kepala iritasi dan berinteraksi dengan bakteri, kuman, serta jamur yang tumbuh tak terkontrol.
Penyebab Ketombe Bau
Untuk mengatasi bau ketombe di kepala secara tuntas, yuk kenali dulu beberapa penyebab utamanya:
1. Jarang Keramas
Mendiamkan rambut kotor terlalu lama memicu ketombe basah dan bau di kulit kepala. Keramaslah rutin sesuai jenis rambutmu:
Rambut halus dan tipis cenderung mudah berminyak. Cuci rambut setiap hari atau dua hari sekali agar kulit kepala bersih dan lembap.
Rambut lurus cepat berminyak karena minyak mudah menyebar. Cuci dua atau tiga hari sekali dengan shampo yang melembapkan dan menjaga kilau alami tanpa membuat rambut terasa berat.
Rambut bergelombang: keramas dua atau tiga hari sekali dengan shampo yang menghidrasi untuk kelembapan ekstra.
Rambut keriting adalah jenis rambut paling kering. Keramas setiap tiga hari sekali agar rambut tetap bersih dan lembap.
Untuk hijabers, masalah rambut berminyak sering terjadi. Keramaslah setiap hari (atau saat rambut terasa kotor dan berminyak) untuk menghilangkan kotoran, bau, dan keringat, agar rambut segar, bebas lepek, dan ketombe.
2. Infeksi Jamur
Penyebab ketombe bau lainnya adalah pertumbuhan jamur yang meluas, terutama Malassezia Globosa yang memproduksi asam oleat penyebab ketombe.
3. Tidur dengan Rambut Basah
Selain pusing, tidur dengan rambut basah mempercepat pertumbuhan jamur Malassezia Globosa. Jika terus-menerus, ketombe basah dan bau akan semakin sulit diatasi.
4. Cara Berhijab yang Keliru
Hijabers seringkali terburu-buru dan tanpa sadar menggunakan hijab dengan cara yang kurang tepat, seperti:
- Mengikat rambut kencang saat masih basah.
- Memaksakan diri memakai hijab saat rambut masih basah, membuat ciput dan kerudung lembap, yang bisa memicu rambut berketombe, berminyak, dan bau apek.
- Memilih bahan ciput dan kerudung yang tidak menyerap keringat atau terlalu ketat, menghambat sirkulasi udara rambut.
- Menggunakan ciput dan kerudung berulang kali tanpa dicuci, menyebabkan kotoran, keringat, dan kuman berpindah ke rambut serta kulit kepala, memicu ketombe bau.
5. Kebiasaan Keramas yang Salah
Ketombe bau pada kulit kepala berminyak juga bisa disebabkan kebiasaan keramas yang buruk, mulai dari salah memilih shampo dan conditioner hingga cara pemakaiannya.
Cara Atasi Bau Ketombe di Kepala
Agar ketombe bau tidak semakin parah dan mengganggu, berikut beberapa cara mudah yang bisa kamu lakukan untuk mengatasinya:
Hindari penggunaan aksesoris kepala yang kotor, seperti topi, helm, atau bandana.
Jangan tidur dengan rambut masih basah.
Pilih ciput dan hijab dari bahan mudah menyerap keringat, tidak terlalu ketat, dan rutin cuci untuk menghilangkan kotoran, debu, keringat, serta kuman.
Hindari menguncir rambut terlalu kencang saat masih basah.
Terapkan cara keramas yang tepat, mulai dari memilih produk perawatan rambut sesuai jenis dan masalah rambut untuk menghambat pertumbuhan jamur penyebab ketombe. Bilas rambut dengan air bersuhu normal atau dingin. Lanjutkan dengan conditioner untuk menutrisi dan menjaga kelembapan rambut.
Memilih shampo yang tepat itu mudah, Sis! Khusus untuk hijabers, coba deh Sunsilk Hijab Anti Ketombe & Tidak Lepek Shampo. Shampo ini efektif membersihkan ketombe dengan lembut dan mencegahnya datang kembali.
Sunsilk Hijab Anti Ketombe & Tidak Lepek Shampo adalah shampo halal yang cocok untuk kamu yang aktif setiap hari. Diformulasikan dengan 100% Natural Activ-Infusion yang mengandung Pomegranate, Ginger, dan Mint, shampo ini membantu menghilangkan ketombe gatal, bau, serta memberikan kesegaran dan keharuman pada rambut hingga 48 jam.
Setelah rambut mengering, kamu bisa merapikan dan menguncirnya dengan scrunchie. Ingat, jangan mengikatnya terlalu kencang, ya. Dengan begitu, kamu bisa memakai ciput dan kerudung dengan nyaman, wangi, dan bebas ketombe bau! Bye-bye, ketombe bau!
Langkah Keramas yang Tepat
Rambut Sehat, Percaya Diri Sepanjang Hari!
Dengan memahami penyebab dan menerapkan cara yang tepat, kamu bisa mengucapkan selamat tinggal pada ketombe bau yang mengganggu. Rambut yang bersih, wangi, dan sehat akan meningkatkan kepercayaan dirimu untuk beraktivitas sepanjang hari. Jangan biarkan ketombe menghalangi pesonamu, Sis!