Skip to content
cara merawat rambut kering dan kusam

Ketahui Penyebab serta Cara Merawat Rambut Kering dan Kusam Berikut Ini

 

Sist, semua perempuan pasti menginginkan rambut yang berkilau dan lembut. Maka dari itu, kebanyakan dari kita akan menghabiskan waktu untuk pergi ke salon. Sayangnya, tanpa perawatan yang tepat, dampak yang diberikan hair treatment di salon ini akan menghilang dalam satu hingga dua minggu. Jadi, gak jarang rambut justru kembali jadi terlihat kusam dan gak berenergi.

Tapi, bagaimana cara menghindari hal ini, ya Sis? Langsung saja simak penyebab serta cara merawat rambut kering dan kusam berikut ini, yuk!

sunsilk hitam

Berbagai Penyebab dan Cara Merawat Rambut Kering dan Kusam

Secara garis besar, rambut terdiri dari dua jenis, yakni batang dan juga akarnya. Untuk memahami masalah rambut kering dan kusam, kamu perlu memperhatikan hal-hal yang berhubungan dengan batang dan akar rambut yang mungkin menjadi penyebab kekeringan dan kekusaman. Berikut ini beberapa di antaranya:

Pola Makan yang Nggak Sehat

Salah satu bagian rambut, yakni akar, bukan hanya menjalankan fungsinya sebagai perekat rambut di folikel kulit kepalamu. Pasalnya, akar juga berfungsi untuk memperoleh nutrisi serta oksigen yang disebarkan tubuh di saluran peredaran darah. Maka dari itu, kekurangan nutrisi tertentu bisa jadi merupakan penyebab rambut kering dan kusam.

Solusi:

cara merawat rambut kering dan kusam yang bisa dilakukan lewat asupan nutrisi adalah dengan perbanyak makan ikan yang mengandung Omega-3 yang dapat membuat rambut terlihat berkilau. Selain kandungan tersebut, ada juga vitamin A, vitamin C, zat besi, dan juga biotin yang secara bersamaan bisa menjaga kesehatan rambut.

Kebiasaan Keramas yang Salah

Sis, saat keramas, apakah kamu masih sering menggunakan air hangat? Perlu disadari bahwa air hangat mampu membersihkan minyak alami yang dihasilkan kelenjar sebaceous. Pada kadar yang berlebih, hal ini mungkin sah-sah saja untuk dilakukan. Namun, jika minyaknya sedikit, rambutmu bisa kehilangan minyak alami yang jadikan rambut berkilau dan lembap.

Solusi:

Keramaslah secara rutin dan bilas menggunakan air dingin. Jika sudah selesai, kamu bisa menggunakan conditioner untuk memberikan kelembapan tambahan. Selain mengandung nutrisi yang dibutuhkan oleh rambut, conditioner mengandung humektan dan emollients yang berfungsi untuk menjaga kelembapan dan kelembutan alami yang dimiliki rambut.

Penerapan Hair Styling yang Nggak Tepat

Mengeringkan rambut setelah keramas dengan hair dryer atau meluruskan rambut dengan pencatok juga dapat mengeringkan rambut. Dua alat ini menghasilkan panas yang bisa menghilangkan kelembapan alami rambut.

Solusi:

Untuk menghindari masalah ini, cara merawat rambut kering dan kusam yang harus kamu terapkan adalah dengan menghentikan penggunaan hair dryer maupun pencatok. Tapi, jika hal ini gak mungkin dilakukan, kamu juga dapat mengurangi dampaknya dengan mengurangi suhunya atau mengurangi frekuensi penggunaannya.

Sinar UVA dan UVB

Matahari mengeluarkan sinar yang bisa bantu produksi vitamin D di tubuh kamu. Tapi, jika terkena rambut dan dalam keadaan yang lama, sinar UVA dan UVB dari matahari bisa membuat rambut terlihat kusam dan rapuh.

Solusi:

Perbanyak konsumsi makanan yang mengandung antioksidan untuk bantu menangkal radikal bebas yang dihasilkan sinar UVA dan UVB. Kemudian, saat ke luar rumah, gunakan topi atau payung, terutama jika sinar berada pada titik paling terang.

Faktor Biologis

Apabila gak terdapat masalah dari dalam dan masalah dari luar, bisa jadi yang merupakan penyebab rambut kering adalah faktor biologis. Sebagai contoh, kamu mungkin memiliki faktor genetik yang menjadikan kulit kepala menghasilkan lebih sedikit kelembapan. Kemudian, kamu mungkin berada di usia di mana rambut memang cenderung lebih kering akibat kelenjar sebaceous yang menyempit.

Solusi:

Kamu perlu menerapkan cara merawat rambut kering dan kusam secara ekstra. Sebagai contoh, berikan rambut nutrisi dari luar dengan rutin menggunakan hair vitamin, hair mask, atau hair oil. Kemudian kamu juga bisa melakukan deep conditioning (mendiamkan kondisioner selama 30 menit agar menyerap secara lebih) setiap seminggu sekali. Namun, kalau faktor biologis bukan penyebabnya, perlu dipahami bahwa cara ini juga bisa kamu lakukan.